impor.org

Info Impor Indonesia

 

Baju Impor dan Peraturan Impor Indonesia

Posted on March 7th, 2011 by Yusnu Iman Nurhakim

peraturan baju imporAwal tahun merupakan saat yang tepat para pelaku usaha memperhatikan peraturan impor Indonesia. Sebagai rujukan pertama yaitu peraturan impor yang dikeluarkan oleh kementerian keuangan. Kementerian keuangan mengeluarkan peraturan impor dengan nama peraturan menteri keuangan (PMK) tentang barang impor. Barang impor yang diatur oleh PMK antara lain beras, minyak dan gas bumi, otomotif, alat-alat berat, amunisi dan senjata.

Baju impor termasuk barang impor yang tidak diatur dalam peraturan menteri keuangan. Tetapi bukan berarti baju impor akan dengan leluasa keluar masuk di pelabuhan atau bandara. Ketentuan baru tentang pengenaan tarif bea cukai barang bawaan penumpang yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai. Ketentuan tersebut yaitu barang bawaan penumpang yang melebihi nilai USD 250 untuk perorangan dan Rp 9 juta untuk keluarga dikenai tarif bea cukai. Peraturan impor tentang barang bawaan penumpang yang diberlakukan oleh pemerintah memang ketat. Tetapi pada teknis pemeriksaan barang bawaan penumpang tidak mudah dilakukan oleh petugas kepabeanan. Direktorat Jenderal Bea Cukai hanya mengambil sampel barang bawaan penumpang secara acak. Peluang lolos barang bawaan yang nilainya melebihi dari ketentuan masih besar.

Barang impor seperti baju impor dengan volume sangat besar dan nilai ekonomi sangat besar tidak bisa memakai cara ini. Barang impor tersebut tetap terkena tarif bea masuk. Hanya saja penghematan biaya dapat diperoleh dari biaya bongkar muat dan tempat berlabuh. Pengangkutan melalui laut lebih murah dibandingkan dengan udara. Pengawasan dan pengontrolan barang impor yang dilakukan o+9leh petugas pemeriksa lebih longgar di pelabuhan.

Peraturan impor yang diberlakukan oleh pemerintah di daerah perbatasan banyak memberikan keringanan dan kemudahan. Daerah perbatasan seperti daratan dan lautan memiliki jalur lalu lintas perdagangan yang fleksibel untuk penduduk daerah setempat. Barang impor seperti baju impor sangat mudah masuk tanpa pemeriksaan dan pengawasan yang ketat. Daerah perbatasan di Kalimantan antara Indonesia dengan Malaysia sering dipilih sebagai pintu perdagangan baju impor.

Pelaku usaha mencermati hubungan bilateral dalam kerja sama perdagangan internasional. Hubungan yang erat serta menguntungkan kedua belah pihak biasanya terdapat klausul peraturan impor yang bagus. Seperti hubungan bilateral Indonesia dengan Tiongkok memberikan kelonggaran barang impor seperti baju impor Tiongkok masuk ke Indonesia. Bea masuk yang rendah hingga nol persen akan memudahkan baju impor dari Tiongkok masuk ke Indonesia.

Pelaku usaha rutin mencermati angka volume data perdagangan baju impor di dalam negeri. Lonjakan angka perdagangan pada baju impor yang tinggi di dalam negeri berpotensi terjadi konflik. Industri dalam negeri merasa terganggu. Pemerintah dapat mengeluarkan kebijakan baru tentang baju impor. Kebijakan baru tersebut dapat berupa pelarangan atau pembatasan tentang barang impor. Oleh karena itu, pelaku usaha harus menghindari impor barang seperti baju impor dengan volume sangat tinggi.

Leave a Reply



  



  

  


XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 
 
 

Copyright © 2009 impor.org. | Copyright 2009 | All Rights Reserved | Privacy Policy.